Nongkrong  

Diposting oleh heRRu



Setelah rehat beberapa hari dari aktivitas blogwalking, saya menemukan posting menarik dari jeng miund tentang tim coca cola anget. Posting ini diilhami dari hasil jeng miund blogwalking juga sih, cuma saya belum sempet baca dari blog aslinya. Mungkin nanti.

Eniwei. Tim coca cola anget adalah [kalo gak salah nangkep] julukan bagi segerombolan anak muda kaya yang suka nongkrong di kafe jam-jaman hanya bermodal satu gelas coca cola yang diminum dikit-dikit sampe anget hanya untuk bisa berlama-lama nongkrong!

Well. Jadi inget obrolan saya dengan A Hong, teman saya, tentang obrolan dengan pengelola Starbuck di Surabaya. Konon, di Surabaya, orang susah menerima kegiatan ngopi di kafe sebagai satu gaya hidup. Secara satu gelas kopi bisa dibeli seharga takkan lebih dari 5 rebu perak, ngapain pula ngabisin 30 ribuan hanya untuk segelas kopi. Yang terjadi adalah: mereka bergerombol di Starbuck, memesan satu gelas kopi dan diminum bergantian.

Saya bisa menerima rasa gundah-gulana si pemilik kafe tentunya. Baik dari yang diceritakan A Hong, maupun yang diceritakan Jeng Miund.

Eniwei. Kalau mau diusut, yang mengenalkan saya ke dunia ngopi di kafe - bisa dibilang - adalah anggota tim coca cola anget. Waktu itu tahun 1999. Janjian di Excelso Plaza Indonesia. Tahun segitu, Excelso masih lumayan lah buat dipake nongkrong. Lalu datanglah saya dan menghabiskan separo gaji hanya untuk membeli segelas kopi. Karena ngobrol belum selesai, saya tambah kopi satu gelas lagi. Begitu sampai perut saya kembung. Sementara dia hanya pesan es teh lemon dari kedatangan sampai kepulangan. Padahal dia lebih kaya raya dari saya. Dari situ saya belajar, tidak perlu keluar duit banyak untuk bisa nongkrong di kafe. Dan saya juga belajar untuk cuek saja sama waiter yang bolak-balik menawarkan "mau order lagi Pak?"

Saat itu officially saya menjadi anggota tim es teh lemon anget. Nongkrong di kafe cuma pesen es lemon sampai jadi anget maksudnya.

Sekarang juga masih begitu. Cuman kalau kafenya rame, saya menahan diri untuk tidak nongkrong lama-lama hanya untuk sekedar 'see and to be seen'. Tapi kalau lagi sepi? Nongkrong aja lagi!


pic is taken from www.sxc.hu

This entry was posted on Monday, December 10, 2007 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Subscribe to: Post Comments (Atom) .

0 komentar